PT NFC INDONESIA

Komite Audit

PT NFC Indonesia TBk

Komite Audit Perseroan, yang berpedoman pada Piagam
Audit dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dibentuk
sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit
melalui Surat Penetapan Komite Audit No. 017/NFC/SK-DK/IVI/
18 tanggal 16 April 2018 tentang Pengangkatan Ketua dan
Anggota Komite Audit.

Keanggotaan Komite
Susunan anggota Komite Audit per akhir 2018 adalah sebagai
berikut:

Siska Pratiwi (Komisaris Independen) – Ketua
Cipta Indriati – Anggota
Semi Winasih – Anggota

Seluruh anggota Komite Audit dilantik pada tahun 2018 untuk
masa jabatan lima tahun, hingga tahun 2023. Masa jabatan
Komite Audit tidak boleh lebih lama daripada masa jabatan yang
bersangkutan sebagai anggota Dewan Komisaris.

Tugas & Tanggung Jawab
Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Komite Audit
sebagaimana tercantum dalam Peraturan OJK No. 55/
POJK.04/2015 adalah:

1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang
akan dikeluarkan Perseroan kepada Publik dan/atau pihak
otoritas antara laporan keuangan, proyeksi, dan laporan
lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan.

2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan
Perseroan.

3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi
perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan atas
jasa yang diberikannya.

4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada
independensi, ruang lingkup penugasan, dan biaya.

5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh
auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut
oleh Direksi atas semua temuan auditor internal.

6. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas manajemen risiko
oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau
risiko di bawah Dewan Komisaris.

7. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses
akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.

8. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris
terkait potensi benturan kepentingan.

9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi
Perseroan.

Komite Audit telah menjalankan tugas, wewenang dan tanggung
jawab seperti yang tercantum dalam Peraturan OJK terkait.
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit mempunyai
wewenang sebagai berikut:

1. Mengakses dokumen, data dan informasi Perseroan tentang
karyawan, dana, aset, dan sumber daya yang diperlukan.

2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk
Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal,
manajemen risiko, dan akuntan terkait tugas dan tanggung
jawab Komite Audit.

3. Melibatkan pihak independen di luar Komite Audit yang
diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya (jika
diperlukan).

4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan
Komisaris.

Independensi Komite
Komite Audit memastikan independensinya dalam bertindak
sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dengan cara memastikan
bahwa komite dipimpin oleh Komisaris Independen.

Rapat Komite
Komite Audit diwajibkan mengadakan rapat Komite Audit
bersama Dewan Komisaris sekurang-kurangnya satu kali setiap
tiga bulan, atau empat kali dalam setahun.
Pada tahun 2018 Komite Audit menyelenggarakan 4 kali rapat,
yang dihadiri oleh semua anggota Komite Audit.